Seorang Dilma Rousseff dari Aktivis hingga Presiden Brasil

Dilma Rousseff

Seorang Dilma Rousseff adalah seorang politikus dan ekonom Brasil yang menjadi wanita pertama yang menjabat sebagai Presiden Brasil. Karir politiknya ditandai oleh perjuangan melawan kediktatoran militer, reformasi ekonomi, dan kontroversi yang akhirnya menyebabkan pemakzulannya. Rousseff dikenal sebagai figur yang tangguh dan berprinsip dalam politik Brasil.

Kehidupan Awal dan Pendidikan

Dilma Vana Rousseff lahir pada 14 Desember 1947, di Belo Horizonte, Minas Gerais, Brasil, dari seorang ayah imigran Bulgaria dan ibu Brasil. Dia tumbuh dalam keluarga kelas menengah yang berpendidikan. Pada masa remaja, Rousseff menunjukkan minat besar pada politik dan keadilan sosial.

Rousseff belajar ekonomi di Universitas Federal Minas Gerais dan kemudian melanjutkan studinya di Universitas Campinas. Selama masa studinya, dia terlibat aktif dalam gerakan mahasiswa yang menentang kediktatoran militer yang berkuasa di Brasil saat itu.

Aktivisme dan Penahanan

Pada akhir 1960-an dan awal 1970-an, Dilma Rousseff bergabung dengan kelompok gerilya Marxis yang berjuang melawan kediktatoran militer di Brasil. Keterlibatannya dalam perlawanan bawah tanah membuatnya ditangkap pada tahun 1970. Rousseff dipenjara selama hampir tiga tahun dan mengalami penyiksaan selama penahanannya.

Karir Politik

Setelah dibebaskan, Rousseff kembali ke kehidupan normal dan melanjutkan studinya. Dia kemudian memulai karir di pemerintahan daerah, menjabat sebagai sekretaris energi untuk negara bagian Rio Grande do Sul. Karir politiknya terus berkembang, dan dia bergabung dengan Partai Buruh (Partido dos Trabalhadores, PT), yang dipimpin oleh Luiz Inácio Lula da Silva.

Menteri di Pemerintahan Lula

Pada tahun 2003, setelah Lula da Silva terpilih sebagai Presiden Brasil, Rousseff diangkat sebagai Menteri Energi. Dia kemudian menjabat sebagai Kepala Staf Presiden dari 2005 hingga 2010. Selama masa ini, Rousseff dikenal sebagai administrator yang efektif dan berperan penting dalam program “Light for All” yang bertujuan menyediakan listrik ke daerah-daerah terpencil di Brasil.

Presiden Brasil

Pada tahun 2010, Dilma Rousseff terpilih sebagai Presiden Brasil, menggantikan Lula da Silva, kemudian ia terpilih kembali untuk masa jabatan kedua pada tahun 2014.

Kebijakan dan Prestasi

Sebagai presiden, Rousseff fokus pada program-program sosial dan ekonomi untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Brasil. Dia melanjutkan kebijakan ekonomi yang pro-rakyat dari pendahulunya dan berupaya untuk memperbaiki infrastruktur negara.

Beberapa inisiatif utama di bawah kepemimpinannya termasuk:

  • Bolsa Família

Program bantuan sosial yang memberikan bantuan tunai kepada keluarga berpenghasilan rendah untuk meningkatkan kondisi hidup mereka.

  • Program My House, My Life

Program perumahan sosial yang menyediakan rumah bagi keluarga berpenghasilan rendah.

  • Brazil Without Poverty Plan

Program untuk mengurangi kemiskinan ekstrem di Brasil.

Pemakzulan dan Kontroversi

Pada tahun 2015, Brasil menghadapi krisis ekonomi yang parah, dengan tingkat inflasi dan pengangguran yang tinggi. Bersamaan dengan itu, skandal korupsi besar-besaran yang dikenal sebagai “Operasi Car Wash” mengguncang negara dan melibatkan banyak politisi dan eksekutif perusahaan negara.

Pada tahun 2016, Rousseff dituduh melakukan manipulasi anggaran negara untuk menyembunyikan defisit fiskal selama kampanye pemilihan 2014. Tuduhan ini menyebabkan proses pemakzulan terhadap dirinya. Pada 31 Agustus 2016, Senat Brasil memutuskan untuk memakzulkan Rousseff, mengakhiri masa jabatannya sebagai presiden.

Kehidupan Setelah Pemakzulan

Setelah pemakzulan, Dilma Rousseff tetap aktif dalam politik dan terus berbicara menentang ketidakadilan dan korupsi di Brasil. Dia menegaskan bahwa pemakzulannya adalah kudeta parlementer dan tetap menjadi tokoh yang berpengaruh dalam Partai Buruh.